Anak Jadi Korban Bullying, Ini Cara Menghadapinya

 

Orang tua manapun akan sakit hati jika mengetahui anaknya menjadi korban bullying atau perundungan. Sedih, marah, bingung, campur aduk rasanya. Namun sebagai orang tua, Kelasiana harus menguatkan anak.

 

“Korban bullying tak hanya menderita secara fisik tetapi juga mengalami gangguan psikologis yang bisa mengakibatkan pengalaman traumatis,” kata Irma Gustiana A, M.Psi, Founder Ruang Tumbuh Pusat Konsultasi Psikologi, Terapi dan Pengembangan Diri.

Disebutkannya, akibat yang ditimbulkan bisa berdampak anak menjadi menarik diri, minder, merasa dikucilkan, kehilangan selera makan, kehilangan motivasi, depresi, sampai pemikiran ingin bunuh diri.

 

Lantas, harus bagaimana orang tua ketika anak menjadi korban bullying? Irma menyebutkan sejumlah langkah yang harus dilakukan orang tua, sebagai berikut:

1. Ajarkan anak untuk asertif atau berani membela dirinya misalnya dengan mengatakan: “Stop jangan ganggu saya.”

2. Ajarkan anak segera berteriak ketika ia diancam, agar bisa dibantu oleh orang lain yang ada disekitarnya.

3. Ajarkan anak untuk tidak peduli jika ia diejek dan segera pergi dari tempat tersebut.

4. Pada anak-anak balita dan usia sekolah, kegiatan bercerita dengan cara mendongeng dapat dijadikan media edukasi bagi.

 

Sementara untuk anak remaja sampai dengan mahasiswa, kegiatan diskusi antara orang tua dan anak dapat dilakukan untuk memberikan informasi mengenai bullying.

5. Ajari anak teknik bela diri untuk mempertahankan haknya, misalnya dengan ilmu bela diri. Namun berikan pemahaman pada anak, bahwa apa yang mereka pelajari digunakan ketika dalam keadaan mendesak, ketika mereka terancam keselamatannya.

 

Hindari mengajari anak balas dendam, karena dengan demikian, secara tidak langsung orang tua malah mengajari anak untuk menjadi pelaku bullying.

 

6. Lakukan pendekatan personal kepada anak, agar mereka selalu bersikap terbuka pada orang tua.

Dengan cara-cara tersebut, Kelasiana sudah melakukan langkah memastikan anak-anak aman dari lingkungan yang mem-bully, dan memberi tahu mereka apa yang harus dilakukan bila mendapat perlakuan tidak menyenangkan.

 

“Selalu hadir untuk anak saat dibutuhkan dan berikan banyak cinta yang bisa membuatnya selalu percaya diri menghadapi hari-harinya,” pesan Irma.

 

Jika Kelasiana punya banyak pertanyaan seputar bullying, ada kelas online di Kelasin.com dengan tema ‘Mencegah  agar Anak Tidak Menjadi Korban Bullying’.

 

Di sini, semua dibahas lengkap dan Kelasiana bisa curhat langsung sama ahlinya. Yuk, ikutan kelasnya. Gratis!

Kelasin.com adalah Platform yang menawarkan pembelajaran mandiri secara online untuk para orangtua. Topik yang kami tawarkan berfokus pada pengembangan pengetahuan dan kemampuan orangtua. Ikuti kelasinya disini